Babel Inspirasi — Cerita dan inspirasi dari Negeri Serumpun Sebalai
Nasional

Musim Kemarau, Warga Bangka Diimbau Hemat Air dan Tidak Membakar Lahan

Redaksi ·

Memasuki puncak musim kemarau, warga di sejumlah wilayah Pulau Bangka diimbau menghemat penggunaan air bersih. Beberapa sumur warga dilaporkan mulai menyusut dalam dua pekan terakhir.

Selain krisis air, kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan di area kebun dan semak kering.

Siaga di tingkat desa

Sejumlah desa membentuk kelompok siaga yang terdiri atas warga dan relawan. Mereka berpatroli ke titik-titik rawan dan menyiapkan peralatan sederhana seperti ember, pompa air, dan alat pemukul api.

"Kalau ada asap sedikit saja, langsung kami cek. Lebih baik dicegah daripada sudah membesar," kata Sukri, warga yang tergabung dalam kelompok siaga di sebuah desa di Bangka Tengah.

Warga juga diingatkan menyiapkan cadangan air dan segera melapor kepada aparat desa bila melihat titik api. Hujan diperkirakan baru turun merata menjelang akhir tahun.

Bagikan